Posisi Rupiah
Perdagangan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat ditutup melemah pada Selasa (20/5). Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,79% dibandingkan hari sebelumnya menjadi 11.441.
Begitu pula dengan kurs tengah Bank Indonesia (BI). Nilai tukar rupiah melemah sebesar 0,62% menjadi Rp 11.490 per dollar Amerika Serikat.
Analis pasar uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, pelemahan rupiah lebih didominasi faktor politik dalam negeri. Menurutnya, pelaku pasar kurang merespons positif atas deklarasi dua pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Sebab, kedua pasang capres dan cawapres ini dianggap memiliki peluang sama besar. “Ketidakpastian politik pasca deklarasi pasangan capres dan cawapres kian tinggi. Dalam hal ini tidak menguntungkan bagi rupiah,” ujar Reny, Selasa (20/5).
Selain faktor domestik, Reny menyatakan faktor eksternal juga belum mendukung kinerja rupiah. Pelaku pasar masih menunggu data penjualan rumah baru di Amerika Serikat dan data indeks kepercayaan konsumer. Kedua data tersebut diprediksi membaik sehingga mendepresiasi rupiah.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar